Cerita Fiksi adalah Karangan Imajinasi Sang Penulis, Kenali Ciri dan Strukturnya

Cerita fiksi sebagai bagian dari karya sastra memiliki jenisnya yang beragam, adapun beberapa jenis cerita fiksi yakni:

Novel

Novel merupakan sebuah cerita fiksi yang menceritakan seorang tokoh utama yang kehidupannya dipenuhi dengan pro dan kontra dalam ceritanya. Mulai dari awal hingga akhir, novel memiliki klimaks atau ending.

Ciri-ciri novel adalah:

• Tidak dibaca sekali duduk

• Plot mengarah ke insiden atau kejadian jamak

• Watak tokoh dilakukan pengembangan secara penuh.

• Dimensi ruang dan waktu yang lebih luas, cerita lebih luas dan bisa mencapai keutuhan secara inklusi.

Roman

Roman adalah cerita fiksi yang menceritakan kehidupan seorang atau beberapa tokoh mulai dari lahir hingga kematiannya. Cerita roman biasanya memiliki banyak hikmah dan cenderung mengarah pada cerita klasik. Banyak jenis bacaan roman yang dapat Anda temui, seperti Roman petualangan, Roman psikologis, Roman percintaan, dan lain-lain.

Cerpen

Cerpen adalah karya fiksi dengan cerita yang lebih pendek dan lebih padat dibanding novel dan roman.

Ciri-ciri cerpen adalah:

• Bisa dibaca dalam sekali duduk

• Plotnya mengarah hanya kepada suatu insiden atau kejadian tunggal

• Watak tokoh tidak dikembangkan secara penuh apabila tokoh itu baik maka hanya kebaikan saja yang diceritakan sedangkan sifat lainnya tidak

• Dimensi ruang dan waktunya terbatas, cerita lebih berisi, memusat dan mendalam, mencapai keutuhan secara ekslusi.

Quoted From Many Source

Baca Juga  5 Rekomendasi Pekerjaan Ramah bagi Penyadang Disabilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *