Industri Lokal Wewangian Laris Manis, Tokopedia Bagi Dua Kisah Inspiratif dari Pemiliknya

Founder Euòdia Home, Albertus Setyapranata, adalah seorang lulusan teknik kimia dan berasal dari keluarga pengusaha di bidang interior. Pada tahun 2015, Albertus pun mendirikan Euòdia Home sebagai produk pengharum ruangan buatan Indonesia.

Setelah melakukan riset dan berbagai eksperimen selama 6 bulan, Albertus akhirnya mendapatkan formula yang tepat untuk menghadirkan produk pertama Euódia Home. Sejak tahun 2017, Euódia Home mulai memanfaatkan Tokopedia untuk memaksimalkan penjualan lewat platform online dan aktif mengikuti berbagai kampanye, seperti Bangga Buatan Indonesia, Home and Living Inspiration, hingga Beli Lokal.

“Lewat kampanye Beli Lokal, eksistensi Euódia Home sebagai produk wewangian ruangan buatan lokal semakin terangkat karena bisa semakin dikenal oleh masyarakat dari seluruh Indonesia lewat Tokopedia dan platform video singkat TikTok. Bahkan, kini Tokopedia berkontribusi lebih dari 50% terhadap penjualan online Euódia Home, dan Papua menjadi wilayah pengiriman terjauh produk kami,” ungkap Albertus.

Lebih lanjut Albert menjelaskan, “Essentials oils yang digunakan Euódia Home seperti patchouli dan lemongrass, juga diambil langsung dari berbagai daerah di pulau Jawa. Agar meningkatkan awareness terhadap konsumen bahwa Euódia Home adalah buatan lokal, kami juga aktif membuat video singkat di aplikasi TikTok serta Tokopedia. Kami sering menghadirkan konten tips cara menggunakan reed diffuser hingga area yang tepat untuk menaruh reed diffuser atau lilin Euódia Home.”

Untuk menegaskan posisi sebagai brand wewangian buatan dalam negeri sekaligus demi memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap wewangian ruangan, Albertus merilis koleksi wewangian yang juga berciri khas Indonesia, di antaranya ‘Nusantara Series’ dan ‘Destination Scents’. Euódia Home juga rutin berkolaborasi dengan teh artisan Indonesia untuk merilis reed diffuser aroma ‘Tea Series‘. 

Baca Juga  7 Alasan Tetap Tersenyum meski Hidup Sedang Banyak Masalah

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *