Tips untuk Mendukung Perempuan Melek Literasi Keuangan

Fimela.com, Jakarta Saat ini, literasi keuangan pada perempuan masih cukup rendah. Hal ini dikarenakan nilai tradisional yang masih membentuk persepsi bahwa perempuan dalam rumah tangga sebaiknya berjarak dengan pendapatan suami dan menyerahkan pengelolaan keuangan pada pasangan. Padahal perempuan yang memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan dapat berperan lebih aktif dan meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun (SLINK) 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, sementara inklusi keuangan sebesar 85,10 persen. Oleh karena itu, menjadi penting apabila perempuan mampu, berdaya, dan menjadi setara dengan laki-laki dalam bidang ekonomi, utamanya dalam memperoleh akses program pelatihan atau literasi terkait pengelolaan keuangan.

Dilansir dari laman ojk.go.id, literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan keuangan masyarakat.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Geruduk Polrestabes Medan, Mayor TNI Dedi Hasibuan Diperiksa Kodam Bukit Barisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *